Pelepasan Praktikum Internasional Kelembagaan Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM: Memantapkan Keterampilan Pekerja Sosial di Lapangan

Malang, 1 Agustus 2024 Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan acara pelepasan Praktikum Internasional Kelembagaan. Bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesejahteraan Sosial, acara ini berlangsung di halaman Rektorat UMM dan dihadiri oleh Prof. Dr. H. Nazaruddin Malik, SE., M.Si. selaku Rektor UMM, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP, serta jajaran Dosen Prodi Kesejahteraan Sosial, tamu undangan dari perwakilan Lembaga, dan juga para Mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial yang akan menjalani Praktikum Kelembagaan. Praktikum ini merupakan bagian dari kurikulum yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan. Praktikum kelembagaan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan nyata di dunia kerja dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat. Dalam sambutannya, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE., M.Si., menyatakan, “Program Praktikum Internasional merupakan salah satu wujud komitmen Universitas Muhammadiyah Malang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan global kepada para mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh di bangku kuliah, tetapi juga memperluas wawasan dan jaringan internasional.” Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si  mengungkapkan “Program Praktikum ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan praktik pekerjaan sosial baik di dalam maupun di luar negeri, hal ini sejalan dengan tuntutan kedepannya bahwa mahasiswa harus mampu menjadikan ilmu yang telah didapatkan memiliki efek di masyarakat, sebelum melakukan kegiatan praktikum ini mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan pembekalan penguatan skill pekerja sosial ”. Program Praktikum Internasional Kelembagaan ini  melibatkan 6 mahasiswa dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan 90 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Adapun diantaranya 8 Mahasiswa dari UMM akan melaksanakan Praktikum di Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Adab Youth Garrage yang merupakan NGO Internasional di Malaysia, sedangkan 82 mahasiswa UMM yang lainya akan melakukan praktikum di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) yang ada dibawah dinas Sosial Jawa Timur dan Lembaga dibawah Kanwil Kemenkumham Jawa Timur. Lokasi praktikum kali ini berlokasi di Lapas Perempuan Malang, Lapas Kelas 1 Malang, LPKA Kelas 1 Blitar, UPT Perlindungan Dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri, UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar, UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Tuna Rungu Wicara Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Kota Malang, dan Yayasan Peduli Kasih KNDJH. Acara pelepasan ini melakukan acara simbolik dengan menerbangkan merpati sebagai bentuk pelepasan mahasiswa praktikan yang akan melaksanakan praktikum di lembaga yang telah dibagi. acara ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar seluruh mahasiswa dapat menjalani praktikum dengan baik, memperoleh pengalaman berharga, serta memberikan dampak positif bagi lembaga dan masyarakat yang terlibat. Dengan berakhirnya acara pelepasan ini, mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM kini siap untuk memulai perjalanan praktikum mereka, mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh, dan memperkuat keterampilan profesional mereka di lapangan.

Workshop Peninjauan Visi dan Misi Program Studi Kesejahteraan Sosial Sebagai Bentuk Kolaborasi Untuk Masa Depan

Jumat, 12 Juli 2024 Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan Workshop Pemutakhiran Visi, Misi, Tujuan, Dan Strategi Kurikulum Program Studi Kesejahteraan Sosial. Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen dari Prodi Kesejahteraan Sosial, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP, Prof. Akhsanul In’am, Ph.D selaku Wakil Rektor I, Profesor Dr. Ir. Jabal Tarik Ibrahim, M.Si selaku Kepala BPMI UMM, Serta beberapa mitra magang Prodi Kesejahteraan Sosial. Workshop ini dibuka oleh Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si selaku Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial, dengan menyampaikan tentang program magang digunakan untuk meningkatkan keterampilan di pelayanan sosial, “Program magang yang digagas oleh Prodi Kesejahteraan Sosial ini berguna untuk mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan di layanan sosial sehingga tidak hanya mengetahui teorinya saja akan tetapi juga praktek di lapangan“, ujar Kaprodi Kesos. Dalam acara ini dihadiri oleh 11 mitra supervisor atau pembimbing, diharapkan kehadiran mitra ini akan membantu dalam penyusunan kurikulum yang nantinya digunakan agar mahasiswa dapat memiliki keahlian yang sesuai pada saat bekerja menangani klien. Dekan FISIP, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa visi misi prodi bisa dijalankan dengan bantuan mitra dalam menghadapi realitas di luar kampus, “Dengan bantuan mitra diharapkan visi misi yang digagas oleh Prodi nantinya bisa relevan dengan setting di masyarakat. Visi misi yang nanti direncanakan bisa disamakan dengan kriteria dari fakultas terlebih lagi kampus sudah memasuki akreditasi Internasional.” Prof. Akhsanul In’am, PhD, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Prodi kesejahteraan Sosial adalah salah satu Prodi terbaik di UMM dikarenakan  salah satu Prodi yang menjalankan implementasi dari al-maun sesuai yang digagas oleh KH Ahmad Dahlan. “Integrasi keilmuan dan keagamaan terlihat dari RPS Prodi Kesos ini, mengenai visi Kesejahteraan Sosial yang sesuai dengan al-maun, bagaimana kita bisa memberikan pengajaran ke mahasiswa mengenai penerapan surat al-maun dan Al-Baqarah ayat 261 dalam setting keilmuan Kesejahteraan Sosial“ ujar Wakil Rektor I UMM. Acara ini menyampaikan paparan mengenai Tinjauan Visi dan Misi Program Studi yang dibawakan oleh Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si , selaku Kepala Program Studi Kesejahteraan Sosial. Materi kedua yaitu Strategi Pengembangan Kurikulum yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Jabal Tarikh Ibrahim dan Dr. Saiman, M.Si  dari BPMI UMM. Acara ditutup dengan  sesi diskusi kelompok dengan tema Pemutakhiran Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Kurikulum yang dipandu oleh Zaenal Abidin, S.Sos., M.Si.

Program Studi Kesejahteraan Sosial Melaksanakan Acara Penutupan dan Seminar Hasil Magang CoE

Kamis,11 Juli 2024, Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang  menggelar acara penutupan dan juga seminar hasil magang bagi mahasiswa di Center of Excellence( CoE). Acara ini diadakan di Aula FISIP GKB 1 lantai 6, dan hadiri oleh dosen Prodi Kesejahteraan Sosial, mahasiswa Kesejahteraan Sosial, serta mitra Dudi dari lembaga pengkajian kemasyarakatan dan pembangunan (LPKP) Jawa Timur. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial, Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si, yang menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menjalani program magang CoE ini. “Persiapan CoE ini tidak mudah mengingat di Kesos sendiri ini merupakan CoE batch pertama, dengan adanya program magang CoE diharapkan mahasiswa dapat merasakan manfaat dan pengimplementasian ilmu yang telah dipelajari di perkuliahan.” ujar Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si. Selama program magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai proyek sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mereka berkolaborasi dengan lembaga-lembaga sosial untuk mengatasi isu-isu seperti pemberdayaan pekerja rumah tangga, desa layak anak, penarikan pekerja anak, lokasi magang  terletak di desa Ngijo, Gadang, Pandanmulyo, dan Selorejo. Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, mengatakan bahwa program magang CoE merupakan hal baru yang dilakukan pengembangan mahasiswa. “Keunikan program CoE ini tidak hanya didesain oleh prodi melainkan juga melibatkan para mita dalam merancang program yang dilakukan oleh mahasiswa di setiap setting-nya. Sehingga ketika turun ke lapangan mahasiswa bisa tahu konsepnya saja akan tetapi juga tahu penyelesaian yang akan dilakukan kepada klien” ujar Dekan FISIP UMM. Prof. Dr. Ir. Damat, MP., IPM, selaku ketua CoE Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) mengatakan bahwa dengan adanya program CoE ini memungkinkan mahasiswa bisa lulus tepat waktu dan langsung siap kerja, “PIC dan Ketua Prodi sudah memberikan penjelasan, harapannya setelah melakukan magang mahasiswa sudah menyelesaikan laporan akhir. Prodi kesos untuk  kedepanya mendapat mandat untuk mendirikan panti jompo.” Kata ketua CoE UMM. Acara penutupan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja dan memperkuat jaringan di sektor kesejahteraan sosial. Dengan pengalaman yang telah didapatkan, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang siap menjawab tantangan sosial di masyarakat. Setelah acara penutupan ini, mahasiswa melakukan kegiatan seminar hasil magang dengan supervisor setting dari pihak LPKP  dan dewan penguji.

Menuju Keseimbangan Emosional di Tempat Kerja : Sosialisasi Pengelolaan Stress dengan Anggrek Maya

Malang, 16 Juni 2024, Kelompok III magang CoE Mahasiswa Kesejahteraan Sosial melaksanakan sosialisasi pengelolaan stress terhadap profesi yang ditekuni, berlokasi di salah satu rumah anggota Anggrek Maya (AM) di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan Magang Kegiatan Magang Center of Excellence (CoE) oleh Mahasiswa Kesejahteraan Sosial adalah sebuah program bagi mahasiswa dalam menyalurkan keterampilannya untuk diaplikasikan di lapangan. Berbagai kegiatan yang bermanfaat serta sesuai kebutuhan mitra serta masyarakat diupayakan untuk mendorong pengembangan hilirisasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada pada saat ini sesuai hasil penelitian dan kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program yang diselenggarakan dalam periode magang oleh kelompok III yaitu “Sosialisasi Penanganan Stress Terhadap Profesi Yang Ditekuni”. Peserta yang merupakan penerima manfaat dari terlaksananya program ini berjumlah 18 anggota, Asosiasi Gerakan Revolusi Kerja Malang Raya (Anggrek Maya). Stress adalah respon tubuh terhadap tekanan fisik, emosional, atau mental yang dapat mengganggu keseimbangan normal individu. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti tuntutan pekerjaan, masalah keuangan, atau perubahan hidup yang signifikan Anggrek Maya (AM) merupakan sebuah organisasi yang merupakan pekerja rumah tangga (PRT) berdomisili Malang Kota hingga Kabupaten. Mereka tergabung dalam Anggrek Maya untuk wadah mengais ilmu, pengalaman, dan mengasah keterampilan guna menguatkan potensi diri khususnya dalam pengetahuan kapasitas diri dalam bekerja. Stress pada pekerja rumah tangga AM dapat disebabkan oleh beban kerja yang berat,tekanan waktu, dan perilaku atasan terhadap PRT. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Zaenal Abidin, S.Sos., M.Si, selaku pemateri sosialisasi pengelolaan stress terhadap profesi yang ditekuni. Selama pemberian materi antusias peserta sangat bagus mereka sangat respon terhadap apa yang didiskusikan. Pada kegiatan sosialisasi tersebut kami mahasiswa magang CoE kelompok-3 juga sempat memberikan kuesioner kepada mereka untuk merekap data tingkat kesetresan yang dihadapi oleh anggota Anggrek Maya terhadap profesi yang ditekuni. Kemudian setelah pengisian kuesioner dilanjutkan dengan sesi tanya jawab atau sharing session bersama pemateri dan peserta yang hadir. Ibu Wiwik yang merupakan ketua Anggrek Maya menambahkan bahwa “Kegiatan sosialisasi seperti inilah yang diharapkan untuk terus diberdayakan, agar anggota AM ini tidak hanya kumpul-kumpul melainkan juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat serta berharap agar mahasiswa magang terus mendampingi AM sampai seterusnya. Pasalnya kegiatan seperti ini merupakan salah satu upaya praktis oleh Mahasiswa Kesejahteraan Sosial UMM untuk menjawab kebutuhan masyarakat, maka demikian dengan diselenggarakan kegiatan ini dapat memberikan kebermanfaatan serta dapat memberdayakan agar tercapainya kapasitas serta kualitas penerima manfaat.  Diharapkan agar anggota Anggrek Maya dapat terus belajar dimanapun karena untuk kebutuhan dan pengetahuan dirinya. (Putri Fitria)

Sosialisasi Pentingnya Pendidikan dan Bahaya Pernikahan Dini

Rabu, 5 Juni 2024, kelompok 4 Center Of Excellence (CoE) Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan bahaya pernikahan dini yang berlokasi di MTS Al-Munawwaroh, Pandanmulyo, Kec.Tajinan, Kab.Malang. Setelah melakukan asesmen pada pemerintah desa, masyarakat, dan sekolah-sekolah yang ada di desa Pandanmulyo, kami menemukan fakta bahwa kasus Anak Putus Sekolah (ATS) dan pernikahan dini masih sangat tinggi. Adapun yang menjadi penyebab banyaknya anak putus sekolah yaitu budaya “Mberot Bantengan”. Banyak anak yang mulai kehilangan semangat untuk belajar dan akhirnya putus sekolah, dengan alasan malas mikir dan lebih memilih untuk bermain mberot bantengan, sementara itu penyebab utama pernikahan dini yakni karena pergaulan bebas. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi kelas 1-3 MTS Al-Munawwaroh. Berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan, kami kelompok IV Center of Excellence (CoE) menindak lanjutinya dengan mengadakan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan bahaya  pernikahan dini di aula MTS Al-Munawwaroh. Sosialisasi ini dilakukan di MTS Al-Munawwaroh karena Anak Putus Sekolah (ATS) sangat tinggi yaitu sebanyak 20 orang, ada yang putus sekolah saat masih kelas 1, kelas 2, dan ada yang sudah lulus MTS tapi tidak melanjutkan ke jenjang SMA/SMK. Sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak di MTS Al-Munawwaroh tentang pentingnya pendidikan dan bahayanya pernikahan dini, dan juga untuk mendukung upaya mewujudkan “Desa Layak Anak” yaitu Zero Pernikahan Anak Usia Dini dan Anak Putus sekolah di Desa Pandanmulyo. Dengan mendukung upaya mewujudkan desa layak anak ini kami berharap anak-anak bisa mendapatkan hak-haknya, seperti hak pendidikan, hak perlindungan dari kekerasan seksual dan diskriminasi, hak kesehatan, dsb.

Mahasiswa Kesejahteraan Sosial UMM Gelar Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana bagi Pekerja Rumah Tangga di Malang Raya

Minggu, 2 Juni 2024 Kelompok III magang CoE, Mahasiswa Kesejahteraan Sosial melaksanakan sosialisasi tanggap darurat bencana yang bertempat di lapangan masjid A.R.Fachrudin, UMM. Kegiatan Magang Center of Exellence (CoE) oleh Mahasiswa Kesejahteraan Sosial adalah sebuah program bagi mahasiswa dalam menyalurkan keterampilannya untuk diaplikasikan di lapangan. Berbagai kegiatan yang bermanfaat serta sesuai kebutuhan mitra serta masyarakat diupayakan untuk mendorong pengembangan/hilirisasi Sumber Daya Manusia yang ada pada saat ini sesuai hasil penelitian dan kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program utama yang diselenggarakan dalam periode magang oleh kelompok III yaitu “Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana”. Peserta yang merupakan penerima manfaat dari terlaksananya program ini terdapat sekitar 19 anggota Asosiasi Gerakan Revolusi Kerja Malang Raya (Anggrek Maya). Anggrek Maya merupakan sebuah organisasi yang merupakan pekerja rumah tangga (PRT) berdomisili Malang Kota hingga Kabupaten. Mereka tergabung dalam Anggrek Maya untuk wadah mengais ilmu, pengalaman, dan mengasah keterampilan guna menguatkan potensi diri khususnya dalam peningkatan kapasitas diri dalam bekerja. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP) Jatim selaku mitra DUDI Kesejahteraan Sosial, dan Bapak Eko Rizqi Purwo Widodo, MSW selaku penanggung jawab mahasiswa magang COE Kesejahteraan Sosial. Dalam kegiatan sosialisasi tanggap darurat bencana ini bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yaitu Maharesigana. Maharesigana UMM adalah organisasi yang bergerak dalam penanggulangan bencana (pra, saat, dan pasca bencana). Pemateri dari Maharesigana menyampaikan bahwa “Perlu adanya sosialisasi yang intens terhadap hal-hal kecil yang sering dilakukan di rumah dan dampaknya sangat besar, seperti cara apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa, memadamkan kebakaran kecil, gas lpg bocor dan lainnya yang menyangkut risiko kerugian bila tidak disosialisasikan sejak dini, terutama bagi pekerja rumah tangga yang notaben pekerjaannya yaitu beraktivitas di dalam atau sekitar rumah”. Bapak Rikawanto selaku pengurus Lembaga LPKP Jatim menambahkan bahwa “Kegiatan ini sangat besar manfaatnya khususnya untuk pekerja rumah tangga, mereka juga sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut, kami LPKP Jatim sudah berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada Mahasiswa Magang CoE Kesejahteraan Sosial sampai selesai”. Diharapkan anggota Anggrek Maya tidak hanya menambah wawasan di bidang tanggap darurat bencana namun juga di bidang-bidang lainnya untuk mengasah skill dan pengetahuan lainnya dalam meningkatkan kapasitas diri. Penanggung jawab Magang CoE Kesejahteraan Sosial Bapak Eko Rizqi Purwo Widodo, MSW merasa senang dan memberikan apresiasi dengan adanya kegiatan sosialisasi ini. Pasalnya kegiatan seperti ini merupakan salah satu upaya praktis oleh Mahasiswa Kesejahteraan Sosial UMM untuk menjawab kebutuhan masyarakat, maka demikian dengan diselenggarakannya ini dapat memberikan kebermanfaatan serta dapat memberdayakan agar tercapainya kapasitas serta kualitas penerima manfaat. (Putri Fitria dan Berliana Oktasyah)

Penandatanganan MOU dengan PT Akademi Indonesia Maju dan Pelepasan Magang Mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial Membuka Pintu Pengalaman Praktis

Senin, 20 Mei 2024 Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pelepasan mahasiswa untuk melaksanakan program magang prodi yang akan dilaksanakan mulai tanggal 20 Mei – 20 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah, Dosen Prodi Kesejahteraan Sosial, PT Akademi Indonesia Maju, serta mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial yang akan melaksanakan kegiatan magang. Program magang ini merupakan terobosan baru dari kurikulum Prodi Kesejahteraan Sosial, yang mana mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh di kelas ke dalam situasi nyata. Lokasi magang ini sendiri tidak hanya ada di Kota malang saja akan tetapi juga sampai luar pulau Jawa. Dalam sambutannya Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si. mengungkapkan bahwa jumlah peserta magang ini lebih dari 100 orang yang tersebar di berbagai lokasi, “Dalam program magang ini jumlah mahasiswa yang ikut berpartisipasi ada sekitar 104 mahasiswa yang melakukan magang di berbagai tempat seperti lembaga perlindungan perempuan dan anak, Bapas, Women Crisis Center, Polres, dan lainnya, serta ada juga tidak hanya magang di kota Malang saja akan tetapi juga ada yang di Jawa Barat dan Mataram”. Sementara itu Dekan FISIP UMM Dr. Muslimin Machmud, M.Si dalam sambutannya  berpesan untuk menjaga nama baik almamater Universitas Muhammadiyah Malang, “Program  setengah semester kuliah dilanjut setengah semester magang seperti ini, di FISIP baru pertama dilakukan oleh prodi Kesos, oleh karena itu saya berpesan untuk mahasiswa yang melakukan magang untuk selalu menjaga etika serta almamater UMM.” Pada kegiatan ini, selain melaksanakan pelepasan mahasiswa magang juga dilaksanakan penandatangan MoU dengan PT Akademi Indonesia Maju. PT Akademi Indonesia Maju adalah sebuah perusahaan dalam bidang konsultan publik. Yang dalam praktiknya nanti konsultan bekerja untuk klien mereka dengan memberikan saran dan solusi yang objektif sebagai pihak ketiga. PT Akademi Indonesia Maju dalam hal ini diwakili oleh bapak Erik Setiawan berpesan untuk memanfaatkan kegiatan magang dengan maksimal, “Kegiatan magang dapat dimanfaatkan selain menambah relasi juga dapat digunakan untuk ajang menunjukan diri kalau kita mampu dan bisa memberikan inovasi ide baru  ke tempat magang serta dapat memberikan pengalaman setelah lulus kuliah.” Kegiatan ini diawali dengan sambutan kaprodi Kesejahteraan Sosial, lalu dilanjutkan dengan penyematan secara simbolis kepada mahasiswa dan diakhiri dengan penandatangan MoU antara Prodi Kesejahteraan Sosial dengan PT Akademi Indonesia Maju.

Kegiatan Pendampingan Administrasi Posko Peduli Pendidikan “Putra Cindekia” Dilaksanakan oleh Kelompok 1 CoE Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM

Minggu, 19 Mei 2024, Kelompok I Center of Excellence (CoE) Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM) aktif dalam mendukung pengisian kelengkapan administrasi bagi calon penerima manfaat di Posko Peduli Pendidikan “Putra Cindekia”. Kegiatan ini diikuti oleh 3 klien, yaitu Amel, Aris, dan Putra, serta Ibu Nanik sebagai Koordinator Posko. Dalam konteks pelayanan tersebut, kelompok ini menjalankan tindak lanjut dari hasil assessment sebelumnya. Ditemukan bahwa ketiga klien tersebut belum melengkapi absensi (tanda tangan) dan mengambil rapor pada semester sebelumnya. Dalam upaya memberikan dukungan dan motivasi, baik kelompok maupun Ibu Nanik memberikan nasihat kepada mereka agar tetap semangat dalam mengejar pendidikan dan menuntut ilmu. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga pendaftaran bagi calon penerima manfaat baru, yaitu Syahri. Sebelumnya, Syahri adalah seorang siswa di sekolah formal dengan status duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar. Namun, karena fokus pada pekerjaannya, pendidikannya mulai terabaikan, bahkan pada akhirnya menolak untuk melanjutkan pendidikan formal. Untuk mengatasi persoalan putus sekolah tersebut, Syahri didaftarkan ke Posko Pendidikan Putra Cindekia dengan izin dari dirinya sendiri dan orang tuanya. Langkah ini diharapkan dapat membantu Syahri kembali menempuh pendidikan dengan lebih baik.

Terjun Langsung Kemasyarakat, Mahasiswa Prodi Kesos Melaksanakan Magang CoE Kelas Pemberdayaan

Sejumlah mahasiswa dari program studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang angkatan 2021 berpartisipasi dalam program Center Of Excellence (CoE) kelas pemberdayaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam Praktik Pekerja Sosial dan membantu mahasiswa untuk belajar dengan terjun langsung ke dunia kerja. Magang CoE ini bertempat di beberapa tempat seperti Kelurahan Selorejo, Ngijo, Pandanmulyo, dan Gadang Sebelum pelaksanaan program ini, telah dilakukan pembekalan oleh LPKP (Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan) Jawa Timur guna mengetahui hal apa saja yang diperlukan saat turun lapang, setelah pembekalan selesai mahasiswa melakukan koordinasi dengan pendamping dari lokasi penempatan melakukan magang CoE. Salah satu lokasi magang yang berada di daerah Gadang dan Tajinan oleh mahasiswa dilakukan kunjungan atau home visite secara langsung ke rumah klien. Mahasiswa mengawali dengan kontak/perkenalan terlebih dahulu dilanjutkan dengan penggalian data menggunakan teknik wawancara secara langsung dengan klien, dan juga mendatangi tempat klien melaksanakan kejar paket untuk memperoleh ijazah karena klien berhenti sekolah. mahasiswa turut aktif  dan sangat bersemangat dalam melaksanakan magang CoE ini. “Banyak sekali pengalaman baru yang diperoleh saat Magang CoE, seperti menangani langsung pekerja anak di sektor sampah, PRT, dan masih banyak lagi. Bapak serta Ibu dari pihak mitra yaitu LPKP Jatim pun memberikan banyak pengetahuan baru yang belum kami dapat sebelumnya, dimana pengetahuan tersebut sangat berguna nantinya di dunia kerja.” Ujar Nadia salah satu mahasiswa Kesos Selain itu juga menurut Diah , kegiatan magang CoE ini dapat membantu mahasiswa mempunyai gambaran tentang skripsinya nanti dan mendukung untuk lulus cepat. Banyak pengetahuan baru yang didapatkan saat magang CoE di LPKP Jatim. LPKP sangat terbuka dalam menerima mahasiswa CoE untuk magang di lembaga tersebut. LPKP juga memberikan banyak materi sebelum turun ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan magang tersebut. Selama magang CoE di daerah Gadang dan Tajinan Mahasiswa terlibat  terlibat dalam pelaksanaan program memberikan bimbingan belajar terhadap klien yang sedang menempuh jenjang pendidikan, dimana mahasiswa akan melakukan pendampingan melalui bimbingan belajar tadi. Setelah itu, kami melaporkan hasil kajian lapang tadi kepada pihak LPKP (Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan) Jawa Timur guna mencari solusi terkait masalah yang ditemukan di lokasi magang. Tidak hanya melaksanakan program yang ada, mahasiswa magang juga telah menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam proyek-proyek yang mereka kerjakan. Mereka tidak hanya membantu dalam pengembangan inovasi tetapi juga membawa energi segar dan ide-ide kreatif ke dalam lingkungan kerja.

Tingkatkan Persiapan Magang Mahasiswa, Program Studi Kesejahteraan Sosial Melaksanakan Bimtek Pra Magang

Senin, 6 Mei 2024, Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang, melangsungkan acara bimtek pra magang  yang bertujuan untuk memberikan arahan mengenai magang mandiri Program studi Kesejahteraan Sosial. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial angkatan 2021, 2022 dan 2023 yang diadakan di Gedung Kuliah Bersama (GKB) I Ruang 603. Dalam sambutannya Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si. menyampaikan pentingnya magang ini untuk menambah skill mahasiswa Kesos. “Magang mandiri Prodi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan teori atau pengetahuan  yang dipelajari di kelas untuk diterapkan pada lembaga yang akan dituju, sehingga dengan demikian bukan hanya teori yang dimiliki oleh mahasiswa akan tetapi juga skill yang dapat diasah,” ujarnya. Selain itu, acara ini juga menyoroti luasnya cakupan kerja pekerja sosial, seperti yang dijelaskan oleh Eko Rizki Purwo Widodo, MSW. “Mahasiswa dapat mencari tempat magang di berbagai sektor yang memiliki hubungan dengan praktik Pekerja Sosial”. Program magang yang dilakukan oleh Prodi Kesejahteraan Sosial ini bertujuan untuk menambah skill dan pengalaman lapangan  yang dimiliki oleh mahasiswa Prodi Kesos. Program magang ini rencananya akan dilaksanakan mulai 20 Mei – 20 Juli 2024, kurikulum yang dirancang Prodi Kesos sekarang memungkinkan mahasiswanya untuk lulus tiga setengah tahun dan sudah dibekali dengan banyak pengalaman di dunia kerja. Mahasiswa juga tidak hanya tahu teori ketika di kelas saja akan tetapi bisa mempraktekkan juga di lapangan. Disisi lain menurut sekretaris Prodi kesejahteraan sosial Dra. Juli Astutik, M.Si kegiatan magang ini dapat dijadikan media pembelajaran dan menambah relasi bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja Peksos Profesional “Magang dapat dijadikan pembelajaran dan persiapan mahasiswa sebagai pekerja sosial yang profesional“, ujar beliau. Acara ini dimulai dari sambutan dari kepala Program Studi Kesejahteraan Sosial. Para mahasiswa diberikan wawasan tentang peluang magang di berbagai industri, proses penerimaan magang, serta manfaat yang dapat diperoleh dari pengalaman magang tersebut. Acara sosialisasi magang ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan para pembicara, di mana mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan terkait proses magang dan persiapan yang diperlukan. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap dan percaya diri saat menghadapi tantangan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan mereka.