Program Studi Kesejahteraan Sosial Bersiap Menuju Akreditasi Internasional FIBAA

Malang, 10/2 – Program Studi Kesejahteraan Sosial tengah melakukan berbagai persiapan intensif guna meraih akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Upaya ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat daya saing di tingkat global. Persiapan akreditasi ini melibatkan berbagai tahapan penting, termasuk melakukan Rehearsal berulang kali untuk memastikan kesiapan seluruh civitas akademika dalam menghadapi proses asesmen. Selain itu, tim akademik juga telah menyusun Self-Evaluation Report (SER) yang komprehensif, sebagai dokumen utama yang menggambarkan kualitas program studi berdasarkan standar FIBAA. Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial, Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si, menjelaskan bahwa proses persiapan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga alumni. “Kami telah melakukan serangkaian simulasi dan evaluasi internal untuk memastikan bahwa seluruh aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang kami jalankan telah memenuhi standar internasional,” ujarnya. Selain menyusun SER, program studi juga telah melakukan benchmarking dengan institusi lain yang telah memperoleh akreditasi FIBAA. Langkah ini bertujuan untuk mempelajari best practices serta memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan. Dengan upaya yang matang dan kerja sama seluruh pihak, Program Studi Kesejahteraan Sosial berharap dapat meraih akreditasi FIBAA dalam waktu dekat. Keberhasilan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan lulusan, termasuk pengakuan internasional serta peluang lebih luas dalam kerja sama akademik dan profesional. Kedepan, program studi akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan agar semakin siap menghadapi proses asesmen dari FIBAA. Dengan semangat dan komitmen yang kuat, diharapkan akreditasi ini dapat tercapai dan membawa dampak positif bagi pengembangan ilmu kesejahteraan sosial di tingkat global.