Ilmu Kesejahteraan Sosial
Universitas Muhammadiyah Malang
Ilmu Kesejahteraan Sosial
Universitas Muhammadiyah Malang

Visi dan Misi

 

 

IDENTITAS PROGRAM STUDI

 

 

A.      Identitas Program Studi:

Nama Prodi

:

Ilmu Kesejahteraan Sosial

Fakultas/PT

:

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)/

Universitas Muhammadiyah Malang

Jenjang Prodi

:

Strata-1

Tanggal SK Pendirian Prodi

:

16 April 1975

Nomor SK Pendirian Prodi

:

No. 022 A/I/1975

Pejabat Penandatangan SK Pendirian Prodi

 

:

 

Prof. R. Kwari Sadjadibrata

Bulan/Tahun Dimulainya Penyelenggaraan Prodi

 

:

 

1 Juli 1968

Status Akreditasi

:

A

No. SK BAN-PT

:

No. 197/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013

Masa Berlaku Akreditasi

:

26 September 2013-26 September 2018.

Kenggotaan Asosiasi Pendidikan

:

1.    Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia (IPPSI).

2.    Asia-Pacific Association of Social Work Education (APASWE).

3.    International Association School of Social Work (IASSW)

Alamat Prodi

:

Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang, Jawa Timur.

 

 

B.            Visi Program Studi     

Visi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial:  “Menjadi Program Studi yangang Kompetitif  dan Profesional Dalam Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial Berlandaskan Nilai-Nilai Ke-Islaman”.

 

C.           Misi Program Studi

Misi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, adalah meliputi:

(1) Menyelenggarakan Pendidikan Dan Pengajaran Bidang Kesejahteraan Sosial/ Pekerjaan Sosial Yang Memenuhi Standarisasi Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia;

(2)  Melaksanakan Penelitian Dan Pengembangan Bidang Ilmu Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial Yang Berbasis Keragaman Dan Kearifan Lokal;

(3)  Melaksanakan Pengabdian Bidang Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial; dan

(4)  Menyelenggarakan Kerjasama Dengan Berbagai Pihak Dalam Pengembangan Keilmuan Dan Praktik Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial.

 

D.           Tujuan Pembelajaran Program Studi

Tujuan Pembelajaran Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial adalah:

(1)  Menghasilkan Lulusan Yang Memiliki Kompetensi Dasar Ilmiah Dan Ketrampilan Praktis Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial;

(2)  Menghasilkan Karya Ilmiah Yang Berkualitas Dan Bermanfaat Secara Akademis Maupun Praktis;

(3) Menghasilkan Model-Model Pelayanan Sosial Yang Berbasis Keragaman Dan Kearifan Lokal; dan

(4) Menghasilkan Lulusan Yang Memiliki Aksesbilitas Dan Akseptabilitas Terhadap Dunia Kerja.

 

E.            Sasaran Kegiatan Program Studi     

Adapun sasaran kegiatan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, adalah:

(1) Bidang Pengajaran: Melakukan pengembangan kemampuan akademik dan ketrampilan bidang kesejahteraan sosial kepada dosen, mahasiswa, alumni dan kelompok masyarakat lain yang berkompeten;

(2)  Bidang Penelitian    : Melakukan analisa dan pengkajian terhadap fenomena perkembangan dinamika permasalahan sosial khususnya yang berkaitan dengan kebijakan sosial; dan

(3)  Bidang Pengabdian Masyarakat : Mengoptimalisasikan peran stakeholder yang mendukung usaha penguatan skill/kreatifitas personal dan institusional bidang pekerjaan sosial.

 

 

PROFIL DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (LEARNING OUTCOME)

PRODI ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL

 

A.    Rumusan Profil Lulusan

Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia (IPPSI) menetapkan profil lulusan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial untuk jenjang Sarjana Strata-1, adalah sebagai berikut:

1.              Analis Kebijakan Sosial.

2.              Konselor Psikososial.

3.              Pekerja Sosial Komunitas.

4.              Pengelola Lembaga Pelayanan Kemanusiaan.

5.              Peneliti Pekerjaan Sosial.

 

B.                 Rumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcome)

a.      Unsur Sikap:

1.        Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

2.        Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;

3.        Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;

4.        Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

5.        Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

6.        Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

7.        Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

8.        Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

9.        Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;

10.    Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

 

 

 

 

 

b.      Unsur Keterampilan Umum:

1.        Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

2.        Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

3.        Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;

4.        Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

5.        Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

6.        Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.

7.        Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;

8.        Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;

9.        Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

 

c.       Unsur Keterampilan Khusus:

1.        Mampu menjelaskan pengertian, proses perumusan, mekanisme kebijakan sosial dan analisis kebijakan social;

2.        Mampu memahami  teori kebijakan sosial, model analisis kebijakan sosial dan  formulasi implementasi, analisis  dan evaluasi kebijakan social;

3.        Mampu Merumuskan masalah-masalah kebijakan social;

4.        Mampu menerapkan  metode penelitian kebijakan sosial serta teknik-teknik analisi kebijakan social;

5.        Mampu melakukan kegiatan riset kebijakan sosial untuk memberikan alternative dan rekomendasi kebijakan social;

6.        Mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan analisis kebijakan social;

7.        Mampu menerapkan keterampilan interpersonal konselor (komunikasi verbal dan non verbal);

8.        Mampu menerapkan bondari relasi(menghindari dual relasi dan norma-norma relasi pertolongan lainnya);

9.        Mampu mempraktikan cara memberdayakan klien (fasilitasi,mengajar/mendidik dan memberi dukungan);

10.    Mampu mempraktikkan ketrampilan menggunakan pengalaman diri sendiri (the use of self);

11.    Mampu mempraktikan keterampilan:  (a) Mendengarkan; (b) Mengajukan pertanyaan open-ended questions; (c) Affirmasi; (d) Summarizing, dan (e) Rolling with resistance;

12.    Mampu mempraktikkan keterampilan:(a) Explore, (b) Affirm, (c) Reflect, dan (d) Summarize;

13.    Mampu mempraktikan keterampilanmemfasilitasi,mendidik dan memberi dukungan kepada kelompok;

14.    Mampu mempraktikkan psikoedukasi;

15.    Mampu mengkaji permasalahan, potensi, dan kebutuhan di tingkat komunitas dengan memanfaatkan teknologi dan informasi terkini;

16.    Mampu mendesain perencanaan dalam mengatasi masalah kesejahteraan sosial di tingkat komunitas;

17.    Mampu menyajikan berbagai alternatif penanganan masalah kesejahteraan sosial di tingkat komunitas untuk dapat berkontribusi dalam mengambil keputusan strategis;

18.    Mampu mengintervensi masalah kesejahteraan sosial di tingkat komunitas dengan menggunakan metode, strategi, dan teknik pekerjaan sosial komunitas;

19.    Menerapkan pendekatan dan konsepdalam kerangka manajemen danpengelolaan sumber daya organisasipelayanan social;

20.    Merancang pembuatan kebijakan,perencanaan, dan program organisasipelayanan social;

21.    Mengalokasikan, mengkoordinasikan,dan memantau sumberdaya sertaprioritas program organisasi pelayanansocial;

22.    Mampu mengaplikasikan  perkembangan ilmupengetahuan dan teknologi organisasipelayanan social;

23.    Memilih dan mengoptimalkanpenggunaan teknologi untuk pelaksanaan fungsi-fungsi organisasipelayanan social;

24.    Mengidentifikasi dan mengaplikasikanpendekatan dan konsep organisasipelayanan sosial untuk menghadapi:

a)      tantangan manajerial dalam kontekinteraksi antara organisasi danlingkungannya.

b)      dinamika masalah, kebijakan, dan perkembangan sistem organisasipelayanan sosial.

c)      menangani konflik internal daneksternal organisasi pelayanan social;

25.    Mampu mengambil keputusan yang tepatberdasarkan analisa informasi dan datayang akurat;

26.    Melakukan analisis kebutuhan (needsassesment); serta merumuskanorientasi kinerja organisasi pelayanansocial;

27.    Menyusun perangkat, mekanisme danprioritas serta tujuan kinerja organisasi pelayanan sosial (visi misi, strategi dan tujuan, mekanisme dan kinerja);

28.    Mampu memberikan petunjuk dalammemilih berbagai alternatif solusi secaramandiri di dalam maupun di luar organisasipelayanan social;

29.    Mengkomunikasikan hasil needasessment hingga proritas programkerja kepada stakeholders sesuaikebutuhan;

30.    Melakukan komunikasi, koordinasi dan diskusi dengan stakeholderstertentu dalam menggali danmerumuskan keputusan manajerial;

31.    Mampu memberikan petunjuk dalammemilih berbagai alternatif solusi secaramandiri di dalam maupun di luar organisasipelayanan social;

32.    Mengkomunikasikan hasil need asessment hingga proritas programkerja kepada stakeholders sesuaikebutuhan;

33.    Melakukan komunikasi, koordinasi,dan diskusi dengan stakeholderstertentu dalam menggali danMenjelaskan dasar dan hasilkeputusan manajerial kepadastakeholders (eksternal dan internal)sesuai kebutuhan;

34.    Mampu membuat proposal /desain penelitian;

35.    Mampu melakukan penelitian lapangan;

36.    Mampu menginterpretasi dan menganalisis data;

37.    Mampu menulis laporan penelitian;

38.    Mampu membuat rekomendasi plan of treatment/rencana pemecahan masalah hasil temuan penelitian;

39.    Mampu mendiseminasikan hasil penelitian.

 

 

 

d.      Unsur Pengetahuan:

1.        Mampu menjelaskan pengertian, proses perumusan, mekanisme kebijakan sosial dan analisis kebijakan social;

2.        Mampu memahami  teori kebijakan sosial, model analisis kebijakan sosial dan  formulasi implementasi, analisis  dan evaluasi kebijakan sosial;

3.        Mampu Merumuskan masalah-masalah kebijakan sosial;

4.        Menguasai metode penelitian kebijakan sosial serta teknik-teknik analisi kebijakan sosial;

5.        Mampu melakukan kegiatan riset kebijakan sosial untuk memberikan alternative dan rekomendasi kebijakan social;

6.        Mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan analisis kebijakan sosial;

7.        Memahami  karakteristik konselor;

8.        Memahami keterampilan interpersonal seorang konselor;

9.        Mengenal komunikasi non verbal secara kultural;

10.    Memahami relasi terapetik (dual relationship,transferencedsb);

11.    Memahami konseling sebagai  proses pemberdayaan;

12.    Mengenal aspek positif dan negative dari self disclosure;

13.    Menguasai keterampilan dasar konseling dan cross cutting skills;

14.    Menguasaitahap perubahan yang dialami klien (pre contemplasi,contemplasi, preparation,action, maintenance,recurrence);

15.    Memahami konseling kelompok;

16.    Menguasaipsikoedukasi terhadap individu,kelompok dan keluarga:

17.    Menguasai konsep pekerjaan sosial komunitas dalam perspektif sosial-budaya, ekonomi, ekologis, spiritual, dan hak asasi manusia;

18.    Menguasai prinsip dan pendekatan pekerjaan sosial komunitas;

19.    Menguasai tahapan praktik pekerjaan sosial komunitas;

20.    Menguasai metode, strategi,dan teknikpekerjaan sosial komunitas;

21.    Memahami keberadaan institusi dan berbagai jenis program pekerjaan sosial komunitas;

22.    Memahami konsep sosial, ilmukesejahteraan sosial, dan lingkunganorganisasi pelayanan sosial secara makro;

23.    Menguasai perpektif sistem terbuka(open system) dalam memahamikeberadaan, perilaku organisaipelayanan sosial, serta faktor-faktoreksternal yang mempengaruhikeberadaan dan perilaku organisasipelayanan social;

24.    Menguasai konsep manajerialorganisasi pelayanan sosial,penyusunan kebijakan, perencanaan,pelaksanaan, monitoring, dan evaluasikinerja organisasi pelayanan social;

25.    Meng-update referensi serta best practice yang didasarkan pada data penelitian terkini (evidence-based practice) dalam pemahaman dan penerapan konsep serta pendekatanorganisasi pelayanan sosial, termasukpemahaman kritis dan mendalam tentang manajemen organisasi pelayanan social;

26.    Memahami konsekuensi perubahan sosial (social change) terhadap pemahaman serta penerapan pendekatan dan konsep organisasipelayanan social;

27.    Mendiskripsikan dan menjelasakan tantangan lokal dan global organisasi  pelayanan social;

28.    Memahami konsep penyusunan kebijakan, perencanaan, strategi dan program organisasi pelayanan social;

29.    Memahami konsep dan mekanisme monitoring dan evaluasi pelaksanaan program serta fungsi-fungsi manajemen organisasi pelayanan social;

30.    Memahami konsep, lokus, dankonsekuensi diskresi (mengambil keputusan di luar kebijakan) dalam organisasipelayanan social;

31.    Memahami mekanisme penyelesaianmasalah organisasi pelayanan social;

32.    Memahami mekanisme interaksi social serta berbagai bentuk negosiasi antaraorganisasi pelayanan sosial danlingkungannya;

33.    Memahamiparadigmapenelitian Kesejahteraan social;

34.    Memahamiteori yang terkait dengan penelitian social;

35.    Memahami kaidah-kaidah penelitian kualitatif;

36.    Memahami kaidah-kaidah penelitian kuantitatif;

37.    Memahami kaidah-kaidah penelitian evaluative;

38.    Memahami kaidah-kaidah action research.

 

***

 

 

 

 

 

 

Shared: